Notification

×

Iklan

Satu Rumah di Desa Benuang PALI Terbakar 100 Persen, Dokumen Penting Ikut Musnah

Minggu, 12 Juli 2026 | Juli 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T04:43:25Z

*",api pertama kali diketahui warga setelah tercium bau asap disusul munculnya kobaran api dari bagian belakang rumah."*

puing puing rumah Vat usai terbakar 


PALI, BARRASUMSEL.ID--Kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di Dusun II, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Senin (13/7/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun rumah beserta seluruh isinya ludes terbakar dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima informasi adanya kebakaran sekitar pukul 05.00 WIB.


"Begitu menerima laporan, kami langsung memerintahkan personel Piket Pawas, SPK, Reskrim, Intel, serta Bhabinkamtibmas untuk mendatangi lokasi kejadian, mengamankan TKP, membantu proses pemadaman, serta melakukan pendataan dan meminta keterangan saksi," kata AKP Ardiansyah.


Rumah yang terbakar diketahui milik VA(47), seorang petani yang berdomisili di Dusun II, Desa Benuang. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui warga setelah tercium bau asap disusul munculnya kobaran api dari bagian belakang rumah.


Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sekitar pukul 05.40 WIB. Namun, material bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan.


Sekitar pukul 06.00 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten PALI dan bantuan dari Kabupaten Muara Enim tiba di lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB.


Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kebakaran dipicu api dari area dapur belakang yang berkaitan dengan penggunaan kayu bakar saat memasak. Kondisi bangunan yang merupakan rumah semi permanen dengan material kayu yang telah lapuk turut mempercepat penyebaran api.


Selain bangunan rumah, seluruh perabot rumah tangga ikut terbakar. Sejumlah dokumen penting milik korban seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), ijazah, hingga rapor anak sekolah juga tidak berhasil diselamatkan.


"Korban tidak membuat laporan polisi dan tidak menuntut pihak mana pun karena menganggap peristiwa ini sebagai musibah. Korban juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemadaman dan penanganan di lokasi," ujar AKP Ardiansyah.


Usai kejadian, keluarga korban dievakuasi ke rumah orang tuanya di Dusun V, Desa Benuang. Hingga proses monitoring berakhir sekitar pukul 09.00 WIB, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif, sementara kepolisian tetap melakukan pendataan serta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api, khususnya di rumah dengan material yang mudah terbakar. (B4RR4/red)




×
Berita Terbaru Update