*", lakukan langkah-langkah lanjutan untuk mencegah penyakit demam berdarah ini meluas. Bukan cuma di Talang Ubi tapi di seluruh PALI,”*

wakil ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah
PALI,BARRASUMSEL.ID — Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.(PALI), Dua anak dari keluarga Antap Mustofa, Andika Alam Saputra dan Hulya Aliya Felis, meninggal dunia.
Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kami turut berduka cita mendalam atas wafatnya dua ananda kita, Andika Alam Saputra dan Hulya Aliya Felis, putra-putri dari Kakanda Antap Mustofa. Kita doakan kedua ananda ditempatkan di sisi Allah SWT. Dan kepada keluarga Kakanda Antap Mustofa, semoga diberikan ketabahan dan kesabaran,” ujar Firdaus.
Di balik duka itu, Firdaus juga menyorot penyebab yang diduga memicu musibah ini: penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Ia mendesak Dinas Kesehatan PALI bergerak cepat. Bukan hanya di Talang Ubi, tapi di seluruh wilayah PALI.
“Kami juga meminta kepada Dinas Kesehatan PALI untuk melakukan langkah-langkah lanjutan untuk mencegah penyakit demam berdarah ini meluas. Bukan cuma di Talang Ubi tapi di seluruh PALI,” tegasnya.
Menurutnya, cuaca saat ini sangat rentan memicu berbagai penyakit. DBD, ISPA, Diare, dan lainnya mengintai jika tidak segera diantisipasi.
Firdaus juga menyentil pelayanan kesehatan. Ia meminta manajemen RSUD Anwar Mahakil mengevaluasi dan meningkatkan mutu layanan.
“Kami juga meminta kepada manajemen RSUD Anwar Mahakil untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien, agar keluhan-keluhan seperti yang disampaikan Kakanda Antap Mustofa bisa diperbaiki lagi,” katanya.
Duka ini menjadi tamparan. Pemerintah dan rumah sakit dituntut hadir, bukan hanya saat musibah terjadi, tapi juga dalam pencegahan.(B4RR4/red)
