*",ayo kurangi aktivitas di luar ruangan jika udara tidak bersahabat, dan terus jaga lingkungan sekitar.,"*

Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi, S.E., M.M.,saat memasangkan masker kepala pengendara motor
PALI, BARRASUMSEL.ID – Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai mengancam kesehatan warga, Pemerintah Kabupaten PALI tidak tinggal diam.!!
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Bupati PALI Asgianto, ST bersama Ketua TP PKK Kabupaten PALI Ibu Dwi Septaria, SE langsung bergerak cepat memerintahkan jajaran turun ke lapangan.
![]() |
| Pembagian masker di wilayah talang ubi simpang lima |
Melalui Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H dan Ketua TP PKK Kecamatan Talang Ubi Ibu Lesi Karmila, S.I.Kom beserta anggota PKK, aksi sosial pembagian masker gratis pun digelar.
Aksi kemanusiaan ini bersinergi dengan Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi, S.E., M.M., TP PKK Kelurahan Ibu Rita Mutia, SE, serta seluruh staf Kelurahan Talang Ubi Timur. Lokasinya di titik paling strategis, kawasan Simpang Lima, Kecamatan Talang Ubi.
![]() |
| Jajaran pemerintahan kabupaten Pali turun langsung ke lapangan |
Pembagian masker ini bukan sekadar aksi simbolis. Ini adalah langkah preventif yang sangat penting untuk mengantisipasi ancaman gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang kerap menghantui saat kabut asap pekat.
Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H., yang menyampaikan langsung pesan Bupati PALI, memberikan imbauan tegas kepada masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker demi melindungi kesehatan pernapasan. Selain itu, kami juga menegaskan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena tindakan ini dapat memperparah kondisi kabut asap dan membahayakan keselamatan orang banyak," tegasnya.
Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi, S.E., M.M., pun ikut menambahkan. Ia mengajak warga untuk lebih waspada, kurangi aktivitas di luar ruangan jika udara tidak bersahabat, dan terus jaga lingkungan sekitar.
Kolaborasi solid antara Pemerintah Daerah, TP PKK Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan hingga akar rumput ini diharapkan tidak hanya melindungi warga dari ISPA, tapi juga membangunkan kesadaran kolektif untuk bersama-sama cegah Karhutla.
Aksi ini menjadi bukti nyata: Pemerintah Hadir, Masyarakat Terlindungi. Bergerak cepat, bersinergi, dan peduli demi kesehatan bersama.!! (B4RR4/red)


