Notification

×

Iklan


 

Kok Bisa.?? Limbah Medis Diduga Dari Puskesmas Dibuang ke TPA

Selasa, 03 Februari 2026 | Februari 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-04T07:10:26Z
Diduga Limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) medis berceceran dibuang sembarangan di Talang Ubi tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Simpang Erpot Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI).


PALI, BARRASUMSEL.Id--Diduga Limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) medis berceceran dibuang sembarangan di Talang Ubi tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Simpang Erpot Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI).(04/02/26)


Pantauan Barrasumsel .Id dan Tim dilapangan pada Selasa (03/02/26) sore, ditemukan sampah medis yang berceceran di TPA tersebut. Seperti puluhan jarum suntik, masker medis, bungkus obat-obatan, sejumlah selang infus didalam bungkus terdapat bekas darah. Sampah medis tersebut diduga dari salah satu puskesmas yang ada di Kabupaten PALI. 


Selain itu, sampah rumah tangga yang di buang ke TPA sudah menumpuk di jalan area tanpa dimasukkan ke dalam TPA diduga alat berat yang terparkir tidak beroperasi dikabarkan hampir dua pekan. Sementara aroma tak sedap begitu menyengat. 


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Aryansyah, menyatakan sampah medis itu, pihaknya akan menurunkan tim teknis untuk memastikan limbah tersebut apakah masuk limbah B3. 


"Untuk sampah medis, langsung diturunkan tim teknis utk memastikan apakah limbah tersbut masuk limbah B3," ujar Aryansyah, saat dikonfirmasi oleh wartawan, Rabu (04/02/26). 


Aryansyah mengatakan pihaknya akan menelusuri sumber limbah medis itu berasal dari mana. Dinas Lingkungan Hidup, bakal memberikan sanksi apabila ditemukan. 


"Terus memastikan limbah medis tersebut berasal darimana, apakah dari RS atau tempat-tempat praktik medis. Pembuangan limbah medis nantinya akan kita tindak lanjuti dengan tindakan sanksi sesuai dengan perundang-undangan," katanya. 


Terpisah, Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Hengky Hendri, mengatakan pihaknya akan menelusuri sumber limbah medis tersebut. Ia menepis untuk limbah medis melakukan nota kesepakatan (MoU) dengan pihak ketiga untuk pengambilan limbah medis di Puskesmas. 


"Nanti kami telusuri dulu, dari mana asal limbah tersebut," ungkapnya. 


Sementara itu, Kasi Pelayanan yang mewakili Direktur RSUD Kabupaten PALI, Davied Arja menepis sampah medis tersebut dari pihaknya. Lantaran, pihaknya telah melakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). 


Dalam penanganannya, pihaknya menggandeng pihak ketiga. Namun sebelum diambil, sampah medis itu kumpulkan di tempat pembuangan sementara didalam ruangan yang cukup besar dan dingin berada di RSUD. 

"Jadi kalau menurut kami kecil kemungkinan bahwa sampah-sampah yang ada di RS ini, khususnya sampah medis lari keluar. Mulai dari Cs, petugas IPAL, kami sudah kami berikan pengetahuan terkait SOP," tandasnya.(B4RR4/Tim)

×
Berita Terbaru Update