*",kami ingin menemani dan mengarahkan minat mereka agar tetap positif, sekaligus menanamkan semangat kemerdekaan dan cinta tanah air melalui cara yang mereka sukai,” *
Merdeka di Dunia Nyata dan Virtual.!!! ESI PALI Gelar Turnamen ML Sambil Gaungkan Cinta Lingkungan
PALI, BARRASUMSEL .ID– Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tak hanya diwarnai lomba konvensional. Semangat kemerdekaan tahun ini turut dikemas melalui dunia digital dengan menggelar Turnamen Mobile Legends yang diikuti 19 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten PALI.
Turnamen tersebut digelar Pengkab ESI PALI bersama KONI PALI dengan dukungan penuh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PALI, Sabtu (15/8/2026), di Kantor DLH Kabupaten PALI.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) PALI, Amrullah. Hadir pula Dewan Pembina ESI PALI yang juga Kepala DLH PALI, Dr. Aryansyah, MT.
![]() |
Merdeka di Dunia Nyata dan Virtual.!!! ESI PALI Gelar Turnamen ML Sambil Gaungkan Cinta Lingkungan |
Di balik kompetisi sengit di arena digital, turnamen ini membawa pesan yang cukup serius: generasi muda tidak harus dijauhkan dari dunia game, tetapi perlu diarahkan agar aktivitas digital menjadi ruang untuk membangun sportivitas, kerja sama, kreativitas, dan prestasi.
Dr. Aryansyah mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dikemas berbeda dari perayaan HUT RI pada umumnya. Jika biasanya kemeriahan kemerdekaan identik dengan lomba makan kerupuk, tarik tambang, maupun gerak jalan, kali ini ESI PALI dan DLH mencoba masuk ke ruang yang dekat dengan generasi muda.
“Generasi muda saat ini banyak menghabiskan waktu di dunia digital. Melalui turnamen Mobile Legends ini, kami ingin menemani dan mengarahkan minat mereka agar tetap positif, sekaligus menanamkan semangat kemerdekaan dan cinta tanah air melalui cara yang mereka sukai,” ujar Aryansyah.
Menurutnya, terdapat nilai yang sejalan antara permainan dan upaya menjaga lingkungan. Keduanya membutuhkan kerja sama, strategi, disiplin, serta ketekunan.
“Sebagaimana kita menjaga hutan dan lahan agar tidak rusak, demikian pula kita menjaga lingkungan permainan kita—tetap sportif, saling menghormati, dan tidak merusak suasana. Semangat menjaga alam dan semangat menjaga kebersamaan itu satu jiwa,” katanya.
Aryansyah menambahkan, antusiasme peserta cukup tinggi. Sebanyak 19 tim ambil bagian dalam turnamen tersebut dengan peserta yang rata-rata berusia 20 hingga 40 tahun.
“Antusiasmenya luar biasa. Mereka datang bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk berkumpul, bertemu teman-teman baru, dan merasakan kemeriahan HUT RI ke-81,” jelasnya.
Ia pun berpesan agar para peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan.
“Bermainlah dengan bijak, jadilah pemenang yang rendah hati dan pecundang yang sportif. Di dalam game kita bekerja sama satu tim untuk menghancurkan menara musuh. Di kehidupan nyata, kita bekerja sama untuk menjaga bumi PALI tetap hijau, bersih, dan lestari,” tegas Aryansyah.
Sementara itu, Ketua ESI PALI, M. Anasrul, mengatakan turnamen tersebut menjadi salah satu upaya ESI PALI untuk memberikan wadah bagi para pencinta esports di Kabupaten PALI.
Menurutnya, Mobile Legends bukan lagi sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari ekosistem olahraga elektronik yang membutuhkan kemampuan strategi, komunikasi, konsentrasi, dan kekompakan tim.
“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda PALI untuk menyalurkan hobi mereka secara positif. Melalui turnamen seperti ini, mereka bisa berkompetisi secara sehat, membangun relasi, sekaligus menunjukkan bahwa esports juga bisa menjadi wadah prestasi,” ujar M. Anasrul.
Ia menambahkan, ESI PALI akan terus mendorong kegiatan esports yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Semangat kami adalah menjadikan esports sebagai ruang berkumpul, berprestasi, dan membangun karakter. Kami berharap peserta menjaga sportivitas, menghormati lawan, dan menikmati seluruh rangkaian pertandingan,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kadispora PALI, Amrullah, saat membuka turnamen secara resmi mengapresiasi terobosan ESI PALI bersama KONI dan DLH PALI dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Menurut Amrullah, perkembangan esports di kalangan generasi muda perlu mendapatkan ruang yang positif dan terarah. Karena itu, kegiatan seperti turnamen Mobile Legends dapat menjadi sarana untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Esports sekarang sudah menjadi bagian dari olahraga dan memiliki banyak peminat, khususnya generasi muda. Yang terpenting adalah bagaimana hobi tersebut diarahkan menjadi kegiatan yang positif, sportif, dan bisa melahirkan prestasi,” ujar Amrullah.
Ia berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan dalam rangka HUT RI, tetapi dapat menjadi momentum untuk mencari bibit-bibit atlet esports potensial dari Kabupaten PALI.
“Kami berharap dari kegiatan ini muncul atlet-atlet esports PALI yang nantinya mampu berprestasi, bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat provinsi bahkan nasional,” katanya.
Turnamen Mobile Legends tersebut akhirnya bukan sekadar pertandingan untuk menentukan tim terbaik. Di balik layar ponsel dan sengitnya strategi di arena virtual, terselip pesan tentang pentingnya kebersamaan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Seperti pesan Aryansyah, generasi muda PALI diharapkan tidak hanya jago di dunia maya, tetapi juga peduli dan mampu berprestasi di dunia nyata. (B4RR4/Red)


