Notification

×

Iklan

Memukau di Gladi Bersih Kriyanusa 2026, Ketua Dekranasda PALI Dwi Septaria Siap Tampil Percaya Diri di Panggung Wastra Nasional

Minggu, 27 September 2026 | September 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-28T02:34:31Z

*",bagi para perajin dan pelaku UMKM di Bumi Serepat Serasan teruslah berkarya, meningkatkan kualitas, dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomi serta berdaya saing global."*

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Dwi Septaria, S.E., saat melakukan gladi bersih Parade Wastra Kriyanusa 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (28/09/2026).

JAKARTA,BARRASUMSEL.ID-Penampilan penuh percaya diri dan memukau ditunjukkan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Dwi Septaria, S.E., saat melakukan gladi bersih Parade Wastra Kriyanusa 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (28/09/2026).


Dengan balutan wastra terbaik dan pembawaan yang anggun, istri Bupati PALI yang juga Ketua TP PKK Kabupaten PALI ini siap tampil mencuri perhatian penonton dan dewan juri di panggung nasional.


Kriyanusa 2026 tahun ini mengusung tema besar "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" dan menjadi ajang paling bergengsi bagi para Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia untuk menampilkan kekayaan wastra daerah masing-masing.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Dwi Septaria, S.E.,foto bersama didepan STAN dekranasda Pali 

Diketahui, Dwi Septaria akan berparade bersama ratusan Ketua Dekranasda se-Indonesia, membawa nama dan kebanggaan Kabupaten PALI di hadapan ribuan mata.


Pameran Kriyanusa sendiri berlangsung pada 26-30 September 2026 dengan menghadirkan 410 booth dan 257 peserta dari unsur Dekranas, Dekranasda Provinsi/Kabupaten/Kota, kementerian/lembaga, serta pelaku UMKM terbaik dari seluruh Indonesia.


Berbagai karya luar biasa ditampilkan, mulai dari kayu, batik, tenun, logam, kulit, anyaman, kertas, material daur ulang, keramik, hingga tanah liat. Selain parade wastra, Kriyanusa juga dimeriahkan dengan fashion show, talkshow, workshop, serta pengalaman digital seperti visual imersif, hologram, hingga membatik secara digital.


Ketua Dekranasda PALI, Dwi Septaria, S.E., menyampaikan bahwa Kriyanusa bukan sekadar ajang pameran, melainkan momentum penting untuk belajar dan berinovasi.


"Kriyanusa menjadi momentum penting untuk melihat langsung perkembangan kerajinan dari berbagai daerah sekaligus memperluas wawasan dan inspirasi bagi pengembangan produk kerajinan di Kabupaten PALI," ujarnya dengan penuh optimisme.


Menurutnya, kerajinan daerah memiliki potensi luar biasa jika terus dikembangkan tanpa meninggalkan jati diri.


"Keberagaman karya yang ditampilkan menunjukkan bahwa kerajinan daerah memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dengan tetap mempertahankan identitas, budaya, dan kearifan lokal. Inovasi, kreativitas, kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi menjadi hal penting agar karya para perajin semakin dikenal dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas," tegasnya.


Ia berharap keikutsertaan Dekranasda PALI di Kriyanusa 2026 dapat menjadi motivasi bagi para perajin dan pelaku UMKM di Bumi Serepat Serasan untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas, dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomi serta berdaya saing global.(B4RR4/Red)

×
Berita Terbaru Update